Babinsa Samplangan Pastikan Upacara Melaspas Mendem Pedagingan Padmasana Berjalan Aman dan Khidmat

 

Gianyar – Samplangan, Senin (12/1/2026) Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab aparat kewilayahan dalam menjaga keamanan serta kelancaran kegiatan adat dan keagamaan masyarakat, Babinsa Kelurahan Samplangan Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Komang Yudiartana bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Samplangan Aiptu I B Made Suartana melaksanakan pendampingan dan pengamanan kegiatan Upacara Melaspas Mendem Pedagingan Pelinggih Padmasana di Pura Pucak Bukit Batu, Desa Adat Bukit Batu, Kelurahan Samplangan, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut berkoordinasi dengan Pecalang Desa Adat Bukit Batu untuk memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan aman, tertib, dan lancar, serta memberikan rasa nyaman kepada krama pengempon dan masyarakat yang hadir mengikuti prosesi upacara.

Upacara Mendem Pedagingan merupakan bagian penting dalam rangkaian upacara keagamaan umat Hindu, yang bertujuan untuk menyucikan, mensakralkan, dan meresmikan bangunan pelinggih Padmasana yang telah selesai dibangun atau direnovasi. Melalui upacara ini, pelinggih diharapkan layak digunakan sebagai tempat pemujaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual dan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan Yang Maha Esa (Tri Hita Karana).

Upacara Melaspas Mendem Pedagingan tersebut dipuput oleh Ida Pendanda dari Griya Bakbakan dan diikuti dengan khidmat oleh seluruh krama pengempon Pura Pucak Bukit Batu. Suasana religius dan sakral sangat terasa selama prosesi berlangsung, mencerminkan kuatnya nilai adat dan budaya yang tetap dijaga oleh masyarakat setempat.

Kehadiran Babinsa sebagai aparat teritorial di tengah-tengah kegiatan adat ini merupakan bentuk dukungan nyata TNI AD terhadap pelestarian adat, budaya, dan kearifan lokal, sekaligus sebagai upaya menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif. Dengan adanya pengamanan dan atensi yang maksimal, seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung dengan lancar tanpa kendala.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat semakin erat, serta tercipta suasana wilayah yang aman, tenteram, dan penuh kebersamaan dalam setiap pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan.

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar