Gianyar – Tegallalang, Jumat
(20/02/2026)
Dalam upaya mendorong
peningkatan Musyawarah dan pembangunan desa, memperkuat sinergi antarwilayah,
serta mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan badan usaha milik
desa bersama, telah dilaksanakan kegiatan Musyawarah Antar Desa Kecamatan
Tegallalang yang bertempat di Objek Wisata Lembu Putih, Desa Taro, Kecamatan
Tegallalang, Kabupaten Gianyar.
Kegiatan tersebut
diselenggarakan oleh Lembaga Bumdesma Sapta Arta Giri Sedana dalam rangka
penyampaian laporan tutup buku tahun 2025 sekaligus pembahasan rencana kerja
Bumdesma LKD Kecamatan Tegallalang tahun 2026. Momentum ini menjadi forum
strategis untuk melakukan evaluasi kinerja, menyerap aspirasi, serta merumuskan
langkah-langkah pengembangan usaha desa yang berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut,
Danramil 1616-06/Tegallalang diwakili oleh Babinsa Desa Taro, Serda I Putu
Widya Mahasena, yang hadir bersama Kapolsek Tegallalang yang diwakili oleh
Wakapolsek Tegallalang, Iptu I Wayan Parwata, S.H. Kehadiran unsur TNI-Polri
dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan tata kelola
Bumdesma serta komitmen dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah
selama proses musyawarah berlangsung.
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut Kepala Dinas PMD Kabupaten Gianyar, Direktur PT BPR Bank Daerah
Gianyar (Perseroda) Bidang Wakil II I Wayan Sumadi, Camat Tegallalang Wayan Ari
Trisna Handayani, SSTP., M.Si., para Perbekel se-Kecamatan Tegallalang, Ketua
BPD se-Kecamatan Tegallalang, seluruh unit dan staf Bumdesma LKD Kecamatan
Tegallalang, serta Ketua MDA Alit Kecamatan Tegallalang Drs. I Wayan Mupu,
M.Pd. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor
dalam mendukung kemajuan ekonomi desa.
Dalam sambutannya, Ketua Forum
Perbekel Kecamatan Tegallalang, I Dewa Gede Jayakusuma Putra, pada intinya
menyampaikan harapan agar masyarakat Kecamatan Tegallalang yang mengajukan
pinjaman melalui Bumdesma dapat memperoleh dukungan dan pelayanan optimal.
Beliau juga menegaskan pentingnya pengelolaan yang profesional agar Bumdesma
Tegallalang semakin maju, berkembang, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi
masyarakat desa.
Sementara itu, Camat
Tegallalang Wayan Ari Trisna Handayani, SSTP., M.Si., dalam arahannya
menyampaikan bahwa melalui Musyawarah Antar Desa ini, laporan tutup buku tahun
2025 menjadi bahan evaluasi bersama untuk peningkatan kinerja ke depan.
Disampaikan pula bahwa akan ada program pemerintah yang meluncurkan KDM, sehingga
diperlukan inovasi dan adaptasi dari Bumdesma Sapta Arta Giri Sedana agar tetap
eksis dan mampu berkontribusi secara maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.
Babinsa Desa Taro, Serda I
Putu Widya Mahasena, menyampaikan bahwa TNI melalui aparat kewilayahan siap
mendukung program-program pemberdayaan ekonomi desa sebagai bagian dari
pembinaan teritorial. Sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa,
lembaga keuangan, serta unsur keamanan menjadi kunci dalam menciptakan iklim
usaha yang sehat dan kondusif.
Seluruh rangkaian kegiatan
Musyawarah Antar Desa berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Diharapkan
hasil musyawarah ini mampu memperkuat tata kelola Bumdesma LKD Kecamatan
Tegallalang sehingga semakin profesional, transparan, dan memberikan dampak
positif bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat desa.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar