Gianyar – Sidan, Rabu (25/2/2026) Respons cepat aparat kewilayahan kembali terlihat saat terjadi
bencana alam tanah longsor yang menimpa saluran irigasi Subak Bakbakan di
Banjar Sidan, Desa Sidan, Kecamatan Gianyar. Babinsa Desa Sidan Koramil
1616-01/Gianyar, Sertu I Wayan Mardika, bersama Bhabinkamtibmas Desa Sidan
Aiptu Dewa Nyoman Oka Yasa serta tim dari BPBD Gianyar dan PUPR Gianyar segera
mendatangi lokasi guna melakukan penanganan awal dan pendataan dampak bencana.
Longsor yang terjadi akibat curah hujan tinggi selama
beberapa hari terakhir mengakibatkan saluran irigasi tertimbun material tanah
sepanjang kurang lebih 15 meter dengan ketinggian timbunan mencapai sekitar 5
meter. Peristiwa ini juga menyebabkan tembok penyengker milik warga jebol dan
merusak area sekitar.
Berdasarkan data di lapangan, korban terdampak adalah I
Kadek Suantika (35), warga Banjar Sidan, yang mengalami kerugian material
diperkirakan mencapai sekitar Rp70.000.000. Peristiwa pertama kali diketahui
oleh saksi I Wayan Wardana (48) yang mendengar suara gemuruh saat pulang kerja,
kemudian menemukan tembok penyengker bagian barat telah longsor dan segera melaporkan
kejadian tersebut kepada Kelian Banjar setempat, I Putu Sandhitya Yogi Anggara
(30).
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas
dan perangkat desa mendatangi rumah warga terdampak untuk memberikan imbauan
agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat
kondisi cuaca yang masih tidak menentu. Aparat juga mengingatkan warga agar
berhati-hati saat beraktivitas di sekitar lokasi longsor yang memiliki kontur
tanah labil dan tebing yang cukup curam.
Rencana pembersihan material longsor dan normalisasi saluran
irigasi masih dalam tahap koordinasi dengan instansi terkait, khususnya PUPR
Kabupaten Gianyar, dan akan segera dilaksanakan secara gotong royong guna
memulihkan fungsi irigasi bagi para petani.
Kehadiran Babinsa dalam penanganan bencana ini merupakan
wujud nyata kepedulian TNI terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,
sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait
dalam penanggulangan bencana di wilayah binaan.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar