Gianyar – Ubud,
Senin (16/02/2026) — Curah hujan yang cukup tinggi disertai angin kencang dalam
beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadinya bencana alam pohon tumbang di
kawasan Puri Kantor, Jalan Raya Suweta, Lingkungan Ubud Tengah, Kelurahan Ubud,
Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Sebuah pohon beringin berukuran besar
dilaporkan tumbang, menimpa bangunan di sekitar lokasi, menutup badan jalan,
serta mengenai kabel listrik.
Menyikapi
kejadian tersebut, Babinsa Kelurahan Ubud bersama anggota Koramil 1616-02/Ubud
bergerak cepat turun ke lokasi untuk membantu proses penanganan dan pembersihan
material pohon tumbang. Kehadiran Babinsa di tengah situasi darurat merupakan
bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab TNI AD dalam membantu masyarakat
menghadapi bencana alam di wilayah binaan.
Diketahui,
kondisi pohon beringin yang memiliki daun sangat lebat serta batang yang sudah
lapuk diduga menjadi faktor utama tumbangnya pohon, terlebih dengan intensitas
hujan lebat dan terpaan angin kencang yang terjadi beberapa hari terakhir.
Akibat kejadian tersebut, akses Jalan Raya Suweta sempat dilakukan penutupan
total demi keselamatan pengguna jalan, mengingat pohon tumbang menutupi seluruh
badan jalan serta mengenai jaringan kabel listrik.
Proses evakuasi
dan pembersihan dilakukan secara terpadu dengan menggunakan alat senso
(chainsaw) guna memotong batang dan ranting pohon menjadi beberapa bagian agar
dapat segera dipindahkan dari lokasi kejadian. Kegiatan ini melibatkan berbagai
unsur terkait, di antaranya: Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gianyar beserta 20
personel BPBD, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gianyar beserta 15 personel, Unsur
Forkopimcam Kecamatan Ubud, Anggota Koramil 1616-02/Ubud sebanyak 3 orang,
Anggota Polsek Ubud sebanyak 15 orang, Petugas PLN sebanyak 15 orang, Dinas
Lingkungan Hidup sebanyak 10 orang, Penglingsir Puri Ubud, Penglingsir Puri
Kantor, Masyarakat setempat sekitar 45 orang.
Sinergitas dan
kerja sama seluruh unsur tersebut menunjukkan semangat gotong royong yang kuat
dalam menghadapi situasi darurat. Babinsa bersama aparat terkait turut membantu
pengaturan arus lalu lintas, pengamanan lokasi, serta memastikan proses
pemotongan pohon berjalan aman, khususnya karena adanya kabel listrik yang
terdampak.
Dalam peristiwa
tersebut, selain kerusakan pada bangunan tembok Puri, Balai Kulkul, serta
bangunan tempat ibadah, juga tercatat dua unit kendaraan yang melintas turut
terdampak, yakni satu unit mobil Daihatsu Terios DK 1989 PN milik I Nengah
Sudiarsa yang mengalami kerusakan pada bagian atas kendaraan, serta satu unit
mobil Avanza Veloz plat B 1803 TRO milik Wu Chiu Yen. Hingga saat ini, total
kerugian material masih dalam proses pendataan dan belum dapat dipastikan
secara keseluruhan.
Karena faktor
cuaca dan pertimbangan keamanan, kegiatan pembersihan untuk sementara
dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada esok hari. Meski demikian, arus
lalu lintas sementara telah dapat dikendalikan dan berjalan relatif lancar
melalui pengaturan petugas di lapangan.
Secara umum,
seluruh rangkaian kegiatan penanganan pohon tumbang berjalan dengan aman dan
tertib. Kehadiran Babinsa bersama unsur terkait diharapkan mampu memberikan
rasa aman serta mempercepat proses pemulihan kondisi lingkungan, sehingga
aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
(Pendim 1616/
Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar