Gianyar – Sukawati, Selasa
(17/2/2026) Semangat pelestarian bahasa dan budaya Bali terasa kental di
Wantilan Asti Payogan Agung, Desa Ketewel, saat digelarnya Bulan Bahasa Bali
VIII Tahun 2026 yang mengusung tema “Jagat Kerthi Jagra Hita Samasta.” Dalam kegiatan
tersebut, Babinsa Desa Ketewel Koramil 1616-05/Sukawati Sertu I Wayan Suparta
bersama Bhabinkamtibmas Desa Ketewel Aiptu I Kadek Sipin Wijaya menghadiri
undangan sekaligus memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Acara yang dihadiri oleh
Perbekel Desa Ketewel, Bendesa Adat Ketewel, Desa Adat Rangkan, dan Desa Adat
Lembeng, penyuluh Bahasa Bali, Sabha Desa Adat Ketewel, prajuru adat, para
kelian banjar dinas dan adat se-Ketewel, panitia serta pembina kegiatan, kepala
sekolah SD 1 hingga SD 6, serta peserta lomba yang berjumlah sekitar 40 orang,
berlangsung dengan penuh antusias dan kebersamaan.
Rangkaian kegiatan diawali
dengan pembukaan (pemahbah) yang ditandai dengan menyanyikan lagu Indonesia
Raya, doa bersama, laporan ketua panitia, sambutan Bendesa Adat Ketewel, serta
sambutan Perbekel Desa Ketewel yang sekaligus membuka acara secara resmi.
Suasana semakin semarak saat berbagai lomba digelar sebagai sarana edukasi dan
pelestarian budaya.
Adapun lomba yang
dilaksanakan meliputi lomba Nyurat (menulis) Aksara Bali tingkat SD, lomba
Ngewacen (membaca) Aksara Bali tingkat SMP, lomba menjadi MC/pembawa acara
tingkat Sekaa Teruna Teruni se-Desa Ketewel, serta lomba Mesatua Bali tingkat
krama ibu PKK. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran lintas generasi dalam
menjaga kelestarian bahasa Bali sebagai identitas budaya daerah.
Melalui kehadiran Babinsa
dan Bhabinkamtibmas di tengah kegiatan masyarakat ini, sinergi antara aparat
kewilayahan dan warga semakin kuat. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya
bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban acara, tetapi juga memberikan motivasi
kepada masyarakat untuk terus melestarikan bahasa dan budaya Bali. Seluruh
rangkaian kegiatan pun berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta diharapkan
mampu menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap warisan budaya leluhur.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar