Gianyar — Payangan, Jumat (20/2/2026) Di tengah arus
modernisasi yang kian pesat, menjaga jati diri budaya menjadi tanggung jawab
bersama. Semangat itulah yang tampak dalam perayaan Bulan Bahasa Bali ke VIII
di Desa Bresela, di mana Babinsa Desa Bresela Koramil 1616-07/Payangan, Pelda I
Wayan Budiarta, turut hadir mendukung pelestarian bahasa, aksara, dan sastra
Bali. Kegiatan mengusung tema “Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa” ini digelar
di Wantilan Pura Desa Desa Adat Bresela, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar.
Acara dihadiri oleh Perbekel Desa Bresela I Wayan Dirka
beserta perangkat desa, PHDI Kecamatan Payangan, penyuluh agama Hindu, penyuluh
Bahasa Bali Kecamatan Payangan, Ketua BPD Desa Bresela, Bendesa Adat Bresela,
para kepala sekolah dasar se-Desa Bresela, serta kepala kewilayahan se-Desa
Bresela. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan aparat
kewilayahan terhadap upaya pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat
hubungan dengan masyarakat di wilayah binaan.
Bulan Bahasa Bali merupakan program strategis Pemerintah
Provinsi Bali yang bertujuan memuliakan, melestarikan, dan mengembangkan
penggunaan bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai akar kebudayaan dan jati
diri Krama Bali. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana menumbuhkan
kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya leluhur serta
mengimplementasikan Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang
Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Perbekel Desa
Bresela dan Bendesa Adat Desa Bresela, kemudian dilanjutkan dengan berbagai
lomba yang sarat nilai edukatif dan budaya, di antaranya lomba mekekawin,
megending rare, nyurat aksara Bali, serta karaoke lagu Bali. Antusiasme peserta
dan masyarakat menambah semarak suasana hingga acara ditutup dengan pengumuman
pemenang dan penyerahan hadiah.
Melalui kehadiran Babinsa dalam kegiatan Bulan Bahasa Bali
ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara aparat kewilayahan,
pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya Bali.
Kebersamaan ini menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang
berkarakter, berbudaya, serta tetap bangga terhadap identitas daerah di tengah
perkembangan zaman.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar