Gianyar – Payangan, Sabtu (21/2/2026) Wujud nyata sinergi
aparat kewilayahan bersama komponen adat kembali terlihat dalam pengamanan
kegiatan keagamaan di wilayah binaan. Dalam rangka mendukung keamanan dan
kelancaran upacara adat, Babinsa Desa Melinggih Koramil 1616-07/Payangan Koptu
Made Aspirawan bersama Bhabinkamtibmas Desa Melinggih Aipda I Wayan Dharma
bersinergi dengan Pecalang Desa Adat Melinggih, Amo, Tangkup, Bukian, Subilang,
dan Tiyingan melaksanakan pengamanan kegiatan Upacara Dewa Yadnya Nyegara
Gunung Sesuhunan Pura Dalem Pingit menuju Pura Tegal Suci Giri Kesuma.
Upacara Nyegara Gunung ini dilaksanakan sebagai ungkapan
rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian Upacara Dewa Yadnya Nyatur dan
Padudusan Agung di Pura Dalem Pingit yang telah berlangsung dengan lancar pada
Selasa, 17 Februari 2026. Prosesi sakral ini diikuti oleh para pengempon Pura
Dalem Pingit yang terdiri dari Desa Adat Melinggih, Tiyingan, Tangkup, Amo,
Subilang, dan Bukian.
Sekitar ±1.000 pengiring turut serta dalam prosesi dengan
berjalan kaki sejauh kurang lebih 2 kilometer menuju Pura Tegal Suci Giri
Kesuma. Antusiasme dan partisipasi masyarakat yang tinggi mencerminkan kuatnya
nilai spiritual serta kebersamaan warga dalam menjaga tradisi leluhur.
Dalam pelaksanaan pengamanan, Babinsa bersama
Bhabinkamtibmas dan pecalang melakukan pengaturan jalur prosesi, memastikan
ketertiban peserta, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan mengingat
besarnya jumlah peserta yang terlibat. Koordinasi yang solid antar unsur
pengamanan bertujuan agar prosesi berjalan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan
tanpa hambatan.
Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan adat ini merupakan
bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI
dengan rakyat. Dengan pengamanan yang optimal dan sinergi yang baik, Upacara
Nyegara Gunung dapat berlangsung lancar, aman, dan sarat makna spiritual bagi
seluruh umat yang mengikuti.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar