Gianyar –
Makodim, Senin (9/2/2026)
Dalam rangka
memelihara kedisiplinan, menumbuhkan jiwa nasionalisme, serta memperkokoh
semangat pengabdian prajurit dan PNS TNI, Kodim 1616/Gianyar melaksanakan
Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih hari Senin yang berlangsung khidmat di
Lapangan Makodim 1616/Gianyar, Jalan Ngurah Rai No. 8A, Kecamatan/Kabupaten
Gianyar.
Upacara
dipimpin oleh Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa selaku Inspektur
Upacara. Bertindak sebagai Komandan Upacara Kapten Inf I Wayan Sudarmika dan
Perwira Upacara Kapten Inf Karel Aldris P.
Adapun petugas
upacara meliputi pembawa acara PNS Ni Gusti Ayu Riani, pembaca doa PNS Ni Wayan
Sriasih, pengucap Sapta Marga Sertu I Wayan Sudiasta, pengucap Sumpah Prajurit
Koptu Pande Made Yasa, serta pengucap 8 Wajib TNI Serda I Gusti Ngurah Dura.
Peserta upacara
terdiri dari 1 SSR para Danramil dan Perwira Staf jajaran Kodim 1616/Gianyar, 2
SST personel Kodim 1616/Gianyar, serta 1 SST personel PNS Kodim 1616/Gianyar,
yang mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan tertib dan penuh rasa tanggung
jawab.
Pelaksanaan
upacara rutin ini diawali dengan Inspektur Upacara memasuki lapangan,
penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, pemasangan sangkur, pengibaran
Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pengucapan
Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Andika Bhayangkari, hingga doa penutup.
Dalam arahannya
usai upacara, Inspektur Upacara Mayor Inf I Gede Astawa menyampaikan apresiasi
dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta dan petugas karena upacara dapat
berjalan dengan baik dan lancar. Ia juga memberikan penekanan agar koreksi teknis,
khususnya dalam pengibaran bendera, dijadikan pedoman untuk pelaksanaan yang
lebih baik ke depan.
Selain itu, ia
mengingatkan pentingnya ketepatan gerakan dan aba-aba dalam Peraturan Baris
Berbaris (PBB), guna meminimalisir kesalahan serta meningkatkan kesiapan
personel, baik saat melaksanakan tugas maupun ketika memberikan pelatihan di
luar satuan.
Lebih lanjut,
Danramil menekankan agar seluruh anggota membudayakan disiplin, rasa tanggung
jawab, serta sikap rendah hati dalam bekerja. “Jangan merasa paling istimewa,
hindari kebiasaan terlambat, dan biasakan saling mengingatkan satu sama lain.
Kita semua bekerja untuk tugas dan pengabdian,” tegasnya.
(Pendim
1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar