Babinsa Mas Kawal Prosesi Ngaben, Ratusan Warga Antar Almarhum dengan Khidmat dan Tertib

 

Gianyar — Ubud, Selasa (31/3/2026) Diiringi suasana haru dan khidmat, ratusan warga Banjar Tarukan, Desa Mas, mengantar kepergian almarhum I Ketut Puja (87) dalam rangkaian upacara Ngaben yang sarat makna spiritual. Di tengah padatnya aktivitas prosesi adat, Babinsa Desa Mas Koramil 1616-02/Ubud, Sertu Made Surita, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Made Karuna dan Pecalang Desa Adat Mas hadir langsung untuk memastikan jalannya upacara berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Rangkaian upacara dimulai dengan prosesi Nyiramin, dilanjutkan Darpanan/Ngakara, serta Melaspas sarana upakara berupa bade dan singa. Selanjutnya dilaksanakan upacara pencaruan Galang Kangin sebelum jenazah diberangkatkan menuju setra sebagai puncak prosesi.

Sekitar pukul 12.10 Wita, jenazah almarhum diberangkatkan dari rumah duka menuju Setra Desa Adat Mas dengan diusung oleh warga banjar setempat. Setelah tiba di lokasi, upacara dilanjutkan dengan prosesi kremasi, kemudian diakhiri dengan nganyut atau pelarungan abu jenazah di wilayah Pantai Lembeng, Sukawati.

Sepanjang prosesi berlangsung, Babinsa bersama unsur keamanan lainnya secara aktif melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur dari rumah duka hingga Setra Desa Adat Mas yang berjarak kurang lebih 2 kilometer. Pengamanan dilakukan dengan menerapkan sistem buka–tutup arus lalu lintas (CB 1) serta pengalihan jalur secara situasional guna memberikan prioritas penuh kepada iring-iringan upacara, sehingga perjalanan menuju setra dapat berlangsung aman dan tertib.

Peran Babinsa di tengah masyarakat tidak semata sebagai pelaksana tugas kewilayahan, tetapi juga mencerminkan kepedulian nyata TNI dalam menjaga ketertiban serta memberikan rasa aman bagi warga yang sedang melaksanakan upacara adat. Berkat sinergi solid antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pecalang, dan masyarakat, seluruh rangkaian upacara Ngaben dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan.

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar