Gianyar –
Payangan, Rabu (18/3/2026) Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948,
suasana di wilayah Kecamatan Payangan dipenuhi semangat kebersamaan dan
antusiasme masyarakat yang menggelar malam pengerupukan dengan pawai ogoh-ogoh
di lingkungan desa adat masing-masing. Tradisi sakral yang dilaksanakan sehari
sebelum Nyepi ini menjadi momen penting bagi umat Hindu untuk menyucikan diri
dan lingkungan dari pengaruh negatif.
Dalam rangka
memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, Koramil
1616-07/Payangan di bawah komando Danramil Kapten Inf I Wayan Sudarmika
mengerahkan seluruh personel Babinsa untuk melaksanakan pengamanan terpadu di
wilayah binaan masing-masing. Pengamanan tersebut dilaksanakan dengan
bersinergi bersama personel Polsek Payangan, Linmas, Satpol PP, pecalang desa
adat, serta didukung penuh oleh para kepala desa dan bendesa adat se-Kecamatan
Payangan.
Kegiatan
pengamanan juga dihadiri langsung oleh Camat Payangan beserta staf, Danramil
1616-07/Payangan bersama anggota, Kapolsek Payangan dan jajaran, para kepala
desa, bendesa adat, pecalang, serta unsur Satpol PP. Kehadiran unsur pimpinan
wilayah tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan sekaligus
mendukung pelestarian tradisi budaya masyarakat Bali.
Ribuan warga
masyarakat terlihat antusias mengikuti pawai ogoh-ogoh yang digelar di
masing-masing desa adat. Dentuman baleganjur dan sorot obor menambah semarak
suasana malam pengerupukan, yang menjadi simbol pengusiran Bhuta Kala sebelum
umat Hindu memasuki masa hening dan penyucian diri pada Catur Brata Penyepian.
Berkat
koordinasi dan sinergi yang solid antara Koramil, Polsek, pemerintah kecamatan,
aparat desa, serta pecalang, seluruh rangkaian kegiatan malam pengerupukan di
wilayah Kecamatan Payangan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar
hingga selesai.
(Pendim
1616/Gianyar)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar