Gianyar – Blahbatuh, Selasa (24/3/2026) Komitmen menjaga
stabilitas keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat selama momentum Hari Raya
Nyepi dan Idulfitri 1447 H terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi.
Komandan Kodim 1616/Gianyar yang diwakili Danramil 1616-02/Ubud, Mayor Inf. I
Gede Astawa, menghadiri kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Perkembangan
Situasi Kamtibmas serta Monitoring Pelayanan Perayaan Idulfitri 1447 H Tahun
2026 pada Objek Wisata yang digelar secara daring dari Jaguar Room, Uma
Restaurant Bali Safari and Marine Park, Blahbatuh.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolri, Jenderal
Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., ini menjadi forum strategis nasional
untuk memastikan kesiapan seluruh jajaran dalam mengawal arus mudik dan arus
balik Lebaran 2026, sekaligus menjaga keamanan di destinasi wisata di seluruh
Indonesia.
Dalam paparannya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus
Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa selama pelaksanaan Operasi
Ketupat Agung-2026, terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas,
pelanggaran, dan gangguan kamtibmas dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski demikian, seluruh Polda dan jajaran diinstruksikan
untuk tetap memaksimalkan pengamanan, khususnya menghadapi puncak arus balik
guna mencegah kemacetan dan potensi kecelakaan.
Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya,
S.H., S.I.K., M.Si. memaparkan bahwa pelaksanaan pengamanan Hari Raya Nyepi
Tahun Caka 1948 dan Idulfitri 1447 H di Bali berjalan aman dan kondusif,
meskipun berdampak pada penurunan kunjungan wisatawan mancanegara selama
periode operasi. Data menunjukkan adanya peningkatan signifikan arus mudik tahun
2026, di antaranya: Pelabuhan
Gilimanuk: 355.599 penumpang (naik 103%) dan 114.175 kendaraan (naik 69%)Bandara
I Gusti Ngurah Rai: 595.813 penumpang (naik 26%)Pelabuhan Padang Bai: 3.196
penumpang dan Tingkat
hunian hotel meningkat sekitar 0,27% selama libur Lebaran
Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 27–28 Maret
2026, sehingga seluruh unsur pengamanan di Bali diminta tetap siaga penuh.
Kapolri dalam arahannya menegaskan pentingnya menebalkan
kekuatan personel di jalur-jalur strategis, pelabuhan, dan titik rawan
kemacetan, serta memastikan kehadiran aparat di tengah masyarakat sepanjang
arus balik guna memberikan rasa aman. Selain itu, seluruh jajaran diingatkan
untuk mewaspadai potensi bencana alam
yang dapat mengganggu jalur transportasi, serta terus menjaga soliditas dan
profesionalisme antarinstansi, termasuk TNI, Polri, Dishub, dan stakeholder
lainnya.
Mewakili Dandim 1616/Gianyar, Mayor Inf. I Gede Astawa
menegaskan bahwa jajaran Kodim siap mendukung penuh langkah-langkah pengamanan
yang telah dirumuskan, khususnya dalam membantu Polri dan pemerintah daerah
menjaga stabilitas wilayah, kelancaran arus balik, serta keamanan kawasan
wisata di Kabupaten Gianyar. Kehadiran TNI dalam forum ini menjadi wujud nyata
komitmen bersama untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari besar
keagamaan dengan aman, nyaman, dan tertib.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda dan
instansi terkait, di antaranya Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K.,
M.H., perwakilan Bupati Gianyar, DPRD, Kejaksaan, BPBD, Dishub, Jasa Raharja,
serta unsur pengamanan wilayah seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat,
yang seluruhnya menunjukkan soliditas dalam menjaga situasi kamtibmas tetap
kondusif di wilayah Gianyar.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar