Gianyar – Payangan, Rabu (15/4/2026) Sinergi antara
aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan kalangan akademisi kembali terjalin
dalam upaya mendorong kemajuan desa. Bertempat di Kantor Desa Kelusa, Babinsa
Desa Kelusa Koramil 1616-07/Payangan, Serda I Wayan Martika, bersama
Bhabinkamtibmas Desa Kelusa Aiptu I Wayan Muriana, menghadiri kegiatan
penerimaan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana dalam program Bina Desa
Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dosen Pembimbing
Lapangan, Putri Triari Dwijayanthi, S.H., M.H., dengan melibatkan 15 mahasiswa
yang akan melaksanakan pengabdian di Desa Kelusa selama empat bulan ke depan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Perbekel Desa Kelusa I Wayan Ardika, Sekretaris
Desa, perangkat desa, Ketua BPD, Ketua LPM, para Kelihan Dinas, Bendesa Adat,
kepala sekolah SD dan TK, penyuluh agama Hindu dan bahasa Bali dari Kementerian
Agama Kabupaten Gianyar, serta Bidan Desa Kelusa.
Rangkaian acara berlangsung tertib dan penuh semangat
kebersamaan, diawali dengan sambutan pembuka, menyanyikan lagu Indonesia Raya,
serta sambutan dari Ketua Mahasiswa Bina Desa yang diwakili oleh Abraham
Sembiring Pelawi. Selanjutnya, sambutan dari dosen pembimbing lapangan serta
pembukaan resmi kegiatan oleh Kepala Desa Kelusa yang sekaligus menyampaikan
harapan besar terhadap kontribusi mahasiswa dalam pembangunan desa.
Dalam pemaparan program kerja, perwakilan mahasiswa
menyampaikan sejumlah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, di antaranya
sosialisasi Kekayaan Intelektual (KI) dan Nomor Induk Berusaha (NIB),
pencatatan KI, pembuatan profil desa, hingga program Pengelolaan Sampah Mandiri
Kreatif (PSMK). Selain itu, mahasiswa juga akan memberikan edukasi terkait
peningkatan kapasitas hukum bagi pelaku UMKM, guna memberikan perlindungan
hukum sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.
Babinsa Serda I Wayan Martika menyampaikan bahwa
kehadiran mahasiswa di Desa Kelusa merupakan peluang besar dalam mendorong
inovasi dan pemberdayaan masyarakat. “Kami sangat mendukung kegiatan ini,
karena kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan
akan memberikan dampak positif bagi kemajuan desa, baik dari segi hukum, ekonomi,
maupun lingkungan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang
kuat dan berkelanjutan, sehingga Desa Kelusa mampu berkembang menjadi desa yang
mandiri, inovatif, dan berdaya saing, sejalan dengan semangat pengabdian dan pemberdayaan
masyarakat.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar