Gianyar – Ubud, Senin (6/4/2026) —
Wujud sinergi aparat kewilayahan dalam menjaga keharmonisan wilayah serta
mendukung perkembangan sektor pariwisata kembali terlihat dalam pelaksanaan
kegiatan adat di Desa Mas. Bertempat di Maua Olea Hotel, Desa Adat Pengosekan,
Banjar Pengosekan, Babinsa Desa Mas Koramil 1616-02/Ubud bersama
Bhabinkamtibmas Desa Mas Aiptu Made Karuna Arnawa menghadiri sekaligus
memonitor kegiatan Upacara Melaspas bangunan hotel yang berlangsung dengan
khidmat.
Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas
dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kearifan lokal serta
bagian dari tugas aparat kewilayahan dalam memantau perkembangan wilayah,
termasuk di sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak ekonomi
masyarakat.
Upacara Melaspas sendiri memiliki
makna penting dalam tradisi Hindu Bali, yaitu sebagai prosesi penyucian
bangunan yang telah selesai dibangun sebelum difungsikan. Tujuan dari upacara
ini adalah untuk menetralisir serta membersihkan secara niskala (spiritual)
bangunan dari pengaruh negatif, sekaligus memohon keselamatan, keharmonisan,
dan kelancaran bagi aktivitas yang akan berlangsung di dalamnya.
Rangkaian upacara dipuput oleh seorang
Sulinggih (pemangku/pendeta) dan berlangsung dengan lancar serta penuh
kekhidmatan. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan Tari Topeng
Sidakarya yang menjadi bagian penting dalam rangkaian upacara sebagai simbol
penyempurnaan yadnya.
Dalam suasana penuh kebersamaan,
Babinsa bersama Bhabinkamtibmas turut berbaur dengan masyarakat dan pihak
pengelola, menciptakan hubungan yang harmonis serta memperkuat komunikasi di
wilayah binaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan
keberadaan usaha akomodasi seperti Maua Olea Hotel dapat memberikan dampak
positif bagi perekonomian masyarakat setempat, sekaligus tetap selaras dengan
nilai-nilai adat dan budaya Bali.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar