Gianyar – Ubud, Selasa (7/4/2026) Wujud nyata kehadiran TNI di tengah
masyarakat kembali terlihat saat Danramil 1616-02/Ubud, Mayor Inf I Gede
Astawa, turun langsung memimpin pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas
dalam rangka kegiatan adat Tedun Ngiring Ida Sesuhunan pada rangkaian Karya
Padudusan Alit dan Nyatur di Pura Parhyangan Jagat Payogan Agung Gunung Lebah,
Jalan Tjampuhan, Kelurahan Ubud.
Bersinergi dengan Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra
Antara, S.Pd., M.H., beserta anggota, serta didukung oleh Pecalang Desa Adat
Ubud, Danramil memimpin langsung pelaksanaan pengamanan guna memastikan seluruh
rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, mengingat tingginya
antusiasme masyarakat yang hadir.
Kegiatan sakral ini diikuti oleh sekitar 1.500 warga dari
berbagai wilayah, seperti Ubud, Penestanan, Kedewatan, Singakerta, dan Gianyar.
Turut hadir pula Penglingsir Puri Agung Ubud beserta
keluarga besar, serta berbagai Ida Sesuhunan dari sejumlah pura, di antaranya
Pura Katik Lantang Singakerta, Kahyangan Tiga Desa Adat Penestanan Sayan,
Payogan Desa Adat Kedewatan, Gitgit Gianyar, hingga Sesuhunan se-Bale Agung
Ubud.
Prosesi Tedun Ngiring Ida Sesuhunan merupakan bagian
penting dari rangkaian Karya Padudusan Alit dan Nyatur, di mana Ida Betara
turun untuk ngaksi (menyaksikan) jalannya upacara, sehingga membutuhkan
pengamanan ekstra guna menjaga kesakralan sekaligus ketertiban kegiatan.
Di tengah padatnya aktivitas masyarakat dan arus lalu
lintas di kawasan Tjampuhan, Danramil bersama TNI-Polri dan Pecalang secara
sigap melakukan pengaturan lalu lintas serta pengamanan di titik-titik rawan
kepadatan, sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.
Kehadiran Danramil yang turun langsung memimpin
pengamanan ini menjadi bukti komitmen TNI dalam mendukung kegiatan keagamaan
masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dengan Polri dan unsur adat dalam
menjaga stabilitas wilayah.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar