Gianyar – Tegallalang, Jumat (29/5/2026) respons cepat
ditunjukkan aparat kewilayahan saat menerima laporan adanya seorang pekerja
proyek yang ditemukan meninggal dunia di bedeng proyek Casa Tuya Resort, Banjar
Pakuseba, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar.
Mendapat informasi tersebut, Babinsa Desa Taro Koramil
1616-06/Tegallalang Kopda I Gede Berana Yasa bersama Bhabinkamtibmas Desa Taro
Bripka I Made Wartu segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengecekan
serta membantu proses penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP).
Korban diketahui bernama Tasudin (61), seorang pekerja
proyek asal Brebes, Jawa Tengah, yang untuk sementara tinggal di bedeng proyek
Casa Tuya Resort. Berdasarkan keterangan pelapor berinisial S, sebelum bekerja
pada Kamis (28/5/2026), korban sempat mengeluh batuk dan merasa kurang enak
badan. Meski demikian, korban tetap melaksanakan aktivitas pekerjaan proyek
seperti biasa hingga sore hari dan dilanjutkan dengan pekerjaan tambahan atau lembur.
Setelah selesai bekerja, korban diketahui beristirahat di
bedeng proyek bersama rekan-rekannya. Namun pada Jumat pagi sekitar pukul 06.00
WITA, dua orang saksi berinisial A.H. dan W mendengar korban mengerang,
berteriak, dan mengalami kejang-kejang. Mengetahui kondisi tersebut, para saksi
sempat berupaya memberikan pertolongan dengan memijat kaki korban, namun korban
sudah tidak memberikan respons dan dalam kondisi lemas.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Kelian Dinas
Banjar Pakuseba, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa Desa Taro. Selanjutnya aparat
bersama petugas terkait segera melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Sekitar pukul 09.00 WITA, personel Polsek Tegallalang,
petugas Puskesmas Tegallalang II, serta Tim Inafis Polres Gianyar tiba di
lokasi guna melaksanakan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis sementara, korban diduga
meninggal dunia akibat kelelahan setelah bekerja lembur, ditambah kondisi tubuh
yang sebelumnya kurang sehat dan sempat mengonsumsi obat. Dari pihak keluarga
korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan telah dituangkan
dalam surat pernyataan resmi.
Selanjutnya sekitar pukul 12.00 WITA, jenazah diberangkatkan
menuju kampung halaman di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggunakan mobil
jenazah untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar