Gianyar – Ubud, Selasa (9/6/2026) Wujud nyata sinergitas
TNI-Polri bersama unsur adat kembali terlihat dalam pengamanan kegiatan adat
dan keagamaan masyarakat. Babinsa Desa Mas Koramil 1616-02/Ubud Sertu Made
Surita bersama Bhabinkamtibmas Desa Mas Aiptu Made Karuna Arnawa dan Pecalang
Desa Adat Mas melaksanakan pengamanan serta pengawalan rangkaian puncak Upacara
Pelebon/Pitra Yadnya almarhum Anak Agung Istri Murniati, warga Banjar Satria,
Desa Adat Mas, yang berpulang pada usia 89 tahun karena sakit.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara melaspas sarana
Pelebon berupa Bade Tumpang Sembilan dan Lembu Hitam Nandaka sebagai simbol
penghormatan terakhir kepada almarhum. Selanjutnya dilaksanakan upacara mecaru
di Galang Kangin sebagai bagian dari rangkaian ritual penyucian sebelum prosesi
pengantaran jenazah menuju setra.
Sekitar pukul 12.15 Wita, prosesi pemberangkatan jenazah
dimulai dari rumah duka di Puri Agung Mas Murni, Jalan Raya Mas, menuju Kuburan
Desa Adat Mas di Jalan Abarawati dengan jarak kurang lebih dua kilometer.
Prosesi sakral tersebut diiringi keluarga besar, kerabat, tokoh adat, serta
ratusan warga yang turut mengusung dan mengantar almarhum menuju peristirahatan
terakhir.
Setibanya di setra, rangkaian upacara dilanjutkan dengan
prosesi kremasi atau pembakaran jenazah sesuai tata cara adat dan agama Hindu.
Setelah itu, abu jenazah dihanyutkan ke Pantai Lembeng, Sukawati, sebagai
bagian akhir dari pelaksanaan Pitra Yadnya.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, Babinsa
bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang Desa Adat Mas melaksanakan pengamanan
serta pengaturan arus lalu lintas di sepanjang rute prosesi. Mengingat prosesi
melintasi Jalan Raya Mas yang merupakan jalur utama masyarakat, petugas
menerapkan sistem buka tutup arus lalu lintas (CB-1) dengan skala prioritas
guna menghindari kemacetan dan memberikan ruang bagi jalannya upacara adat.
Dengan sinergi TNI, Polri, dan Pecalang, rangkaian Upacara
Pelebon/Pitra Yadnya almarhum Anak Agung Istri Murniati dapat berlangsung
dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan, sekaligus menjadi cerminan kuatnya
kebersamaan masyarakat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai adat dan
budaya Bali.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar