Gianyar – Ubud, Jumat (19/6/2026) Respons cepat dan
sinergitas aparat kewilayahan kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 1616-02/Ubud
dalam membantu proses evakuasi penemuan mayat laki-laki tanpa identitas (Mister
X) yang ditemukan tersangkut di bebatuan Sungai Ayung, Banjar Kedewatan, Desa
Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.
Penemuan tersebut bermula sekitar pukul 10.10 Wita, saat
seorang saksi bernama I Gede Budiarta, karyawan Hotel Mandapa Ritz-Carlton
Reserve, melihat ke arah aliran Sungai Ayung dan mendapati adanya seseorang
dalam kondisi tidak bergerak di atas bebatuan sungai. Saksi kemudian melaporkan
kejadian tersebut kepada pihak hotel yang selanjutnya diteruskan kepada
Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Kedewatan Koramil 1616-02/Ubud.
Mendapat laporan tersebut, Babinsa Koramil 1616-02/Ubud
bersama personel Polsek Ubud dan Tim BPBD Kabupaten Gianyar bergerak menuju
lokasi kejadian. Sekitar pukul 11.30 Wita, tim gabungan tiba di tempat kejadian
perkara (TKP) dan langsung melaksanakan pengecekan serta pengamanan lokasi,
sementara pihak kepolisian melakukan olah TKP dan koordinasi terkait langkah
evakuasi korban.
Sebagai wujud kepedulian dan tugas di wilayah binaan,
Babinsa turut terlibat langsung membantu proses evakuasi bersama Tim BPBD dan
personel Polsek Ubud. Sekitar pukul 12.30 Wita, tim gabungan melaksanakan
evakuasi korban dari aliran Sungai Ayung dengan penuh kehati-hatian, hingga
pada pukul 13.00 Wita jenazah berhasil diangkat dan dievakuasi melalui jalur
Banjar Tegal Kuning, Desa Bongkasa.
Dari hasil pengamatan di lokasi, korban ditemukan dalam
kondisi terlentang tersangkut di atas bebatuan sungai, kondisi tubuh sudah kaku
namun belum mengalami pembengkakan. Korban diketahui tidak mengenakan baju dan
hanya menggunakan celana jeans pendek sebatas lutut, dengan posisi kepala
mengarah ke barat, kaki ke arah timur, serta kedua tangan berada di atas dada.
Saat ini korban masih dalam proses penyelidikan oleh
personel Polres Gianyar dan selanjutnya akan dititipkan di RS Sanglah untuk pemeriksaan
lebih lanjut. Identitas korban maupun penyebab pasti kematian masih menunggu
hasil pemeriksaan medis dan pendalaman dari pihak berwenang.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar